29 Mei 2026 - 23:03
Media Ibrani: Pengerahan Jet Tempur dan Pesawat Amerika yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya di Rezim Zionis

Media Israel melaporkan bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat tanker ke pangkalan dan bandara Israel dan berencana untuk mempertahankan kehadiran ini hingga akhir tahun.


Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Media Israel melaporkan bahwa Amerika Serikat telah mengerahkan jet tempur F-22 canggih dan puluhan pesawat tanker ke berbagai pangkalan dan bandara Israel; tindakan yang, menurut media ini, dianggap sebagai kehadiran militer "yang belum pernah terjadi sebelumnya" oleh Amerika Serikat di Israel.

Jaringan Kan Israel, mengutip sumber keamanan, melaporkan bahwa Washington tertarik untuk melanjutkan pengerahan militer ini setidaknya hingga akhir tahun ini, di samping pasukan militer AS yang biasanya hadir di berbagai bagian Timur Tengah.

Menurut laporan tersebut, citra satelit yang ditinjau dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa sejumlah besar jet tempur dan pesawat tanker AS telah ditempatkan di dalam Israel. Tinjauan tersebut mencakup periode dari awal serangan Israel terhadap Iran pada 28 Februari hingga minggu lalu.

Menurut laporan Kan, jet tempur F-22 ditempatkan di pangkalan udara Ovda di Israel selatan, dan puluhan pesawat tanker AS juga berbasis di bandara Ben Gurion dan Ramon. Media tersebut menambahkan bahwa pesawat-pesawat tersebut tersebar di beberapa lokasi dan saat ini tidak ada rencana untuk keberangkatan mereka.

Sementara itu, media Israel telah memperingatkan bahwa kehadiran militer AS yang besar dapat memengaruhi aktivitas penerbangan sipil Israel. Channel 12 Israel sebelumnya melaporkan bahwa pengerahan puluhan pesawat tanker AS di bandara Ben Gurion dan Ramon telah memengaruhi operasi bandara dan bahkan tarif penerbangan.

Menurut laporan tersebut, kepala Otoritas Penerbangan Sipil Israel, Shmuel Zakkai, juga memperingatkan bahwa Bandara Ben Gurion “lebih dijalankan seperti pangkalan militer daripada bandara sipil.” Media Israel juga mengatakan bahwa keberadaan situasi ini secara terus-menerus dapat mengganggu musim perjalanan musim panas dan menghambat maskapai penerbangan asing untuk meningkatkan penerbangan ke Israel.

Di akhir laporannya, Kan menekankan bahwa pengerahan besar-besaran pasukan dan peralatan AS ini tetap dipertahankan bahkan setelah gencatan senjata antara Iran dan Israel mulai berlaku bulan lalu.

Your Comment

You are replying to: .
captcha